Kamis, 15 Maret 2012

RESENSI FILM RANN


RESENSI FILM RANN
Film India yang dibintangi oleh Amitha Bachan, Gil Panag dan beberapa aktor dan aktris berbakat lainnya ini menceritakan tentang dunia jurnalistik dan peran media dalam menyampaikan suatu pesan dan kebenaran. Sebuah media yang bersifat aktual, tajam dan terpercaya. Dengan semboyan ini maka peran media harus independen tak boleh tercampuri dengan interfensi-interfensi dari luar yang hanya memanfaatkan berita untuk pencitraan, kekuasaan ataupun politik seseorang atau golongan tertentu yang akan merugikan bangsa. Peranan media sangat vital dalam kehidupan bernegara dan pemerintahan. Media adalah alat komunikasi, alat penyalur aspirasi, alat transparansi pemerintahan dan alat rekontruksi suatu negara.

Dalam film ini diceritakan bahwa ada seorang jurnalis, reporter sekaligus pemilik kantor berita 24-7 yang diperankan oleh Amitha Bachan yang memiliki idealisme yang kuat bahwasannya berita hanya akan menampilkan sesuatu yang nyata dan bukan dusta sesuatu yang real dan bukan tipu daya. Dia tokoh jurnalistik yang sangat dikagumi di India. Dalam waktu yang sama ada seorang pemuda yang sangat mengaguminya bernama Kurab seorang lulusan mahasiswa politik. Dia terinspirasi oleh mallik sehingga dia ingin menjadi jurnalistik sepertinya. Akhirnya dia bergabung dengan kantor berita 24-7 sebagai reporter.

Suatu hari ada peristiwa pengeboman sehingga terjadi perpecahan antara orang hindu dan orang Islam. Pengeboman tersebut didalangi oleh seorang calon perdana mentri yang bernama pandey. Namun untuk menjatuhkan perdana mentri dia membutuhkan peran media untuk mengekposnya. Dia menghasut anak mallik yang bernama Jay untuk membantu melancarkan rencananya. Jay pun menerima tawarab tersebut karena ingin meningkatkan reting berita di 24-7. Dengan dibantu dengan adik iparnya yang bernama Naver yang bermaksud ingin menjadi seorang industrialis nomer 1 di India.
Sekenario pun dibuat agar perdana mentri turun dari kursinya, yaitu dengan cara memfitnah pelaku terorisme peledakan bom adalah sang perdana mentri. Usaha itupun berhasil.

Perdana mentri turun, tetapi Kurab yang melihat kejanggalan terhadap proses tersebut mulai mencari tahu dan menyelidiki kebenaran isu tersebut. Akhirna didapati bahwa isu tersebut hanya sekenario Panday yang dibantu Jay dan Naver. Sehingga dia menyerahkan bukti video kepada Mallik dan mallik pun mengemukakan kebenaran-kebenaran tersebut pada publik. Panday tak jadi menjadi Perdana Mentri. Karena malu Jay loncat dari gedung bunuh diri. Fidya menceraikan suaminya Naver dan Kurab menjadi Direktur menggantikan Mallik di lantor 24-7 dan Panday pun ditangkap oleh polisi.

RESENSI FILM SLUMDOG MILLIONAIR



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar